• Refleksi 100 Tahun Kebangkitan Nasional

    Disadari bahwa jauh sebelum tahun 1908 bangsa Indoensia mengalami banyak pahit getirnya perjuangan dalam rangka untuk membebaskan diri dari penindasan yang dilakukan para penjajah, seperti perlawanan yang dilakukan oleh para pejuang kita untuk mengusir para penjajah namun perjuangan tersebut selalu dengan mudah dapat dikalahkan karena tidak adanya persatuan dan kesatuan yang dimiliki bangsa kita pada saat itu Begitu pula saat ini perlu dibingkai kembali persatuan dan kesatuan
  • Renungan Dari Sebuah Ibadah Haji

    Ibadah haji merupakan ibadah yang tidak hanya mengandung makna ritual tetapi jauh kedepan mengandung makna sosial yang tinggi. Oleh karenanya jadikanlah ibadah haji sebagai hati umat manusia
  • Mari Sukseskan Pilkada Kaltim

  • Jangan Pernah Menyerah Dalam Belajar

Dampak Negatif Penggunaan TIK

1. PENDAHULUAN

Perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengalami kemajuan yang sangat pesat hal ini dapat dilihat pada perkembangan masyarakat saat ini. Dimana dalam era sekarang yang dikenal dengan masyarakat informasi yang merupakan kelanjutan dari masyarakat modern sebagaimana yang diungkapkan Futurolog Abad 20 Jhon Nesbbet dalam buku tren abad 21.

Masyarakat informasi yang ditandai dari kebutuhan teknoligi informasi yang sangat tinggi seperti penggunaan telekomimikasi, media elektronik misalnya televisi, radio, handphone dain lainnya telah menjadi kebutuhan primer selain kebutuhan sandang dan pangan.

Teknologi Informasi dan komunukasi (TIK) telah berkembangan sangat jauh saat ini dan telah merevulosi cara hidup masyarakat, baik terhadap cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, cara berbisnis dan lainnya sebagainya. Era informasi memberi ruang lingkup yang sangat besar untuk mengorganisasikan segala kegiatan melalui cara baru, inovatif, instan, transparan, akurat, tepat waktu, lebih baik memberikan kenyaaman yang lebih dalam mengelola dan menikmati kehidupan.

Pada masyarakat saat ini penggunaan alat komunikasi telah memberikan manfaat yang sangat besar, yang dulu komunikasi dapat dilakukan satu atau dua hari, tetapi saat ini dapat dilakasanakan dalam permenit bahkan perdetik kecepatnya seperti penggunaan alat haendphone sehingga memperlancar komunikasi dan bisnis masyarakat. Begitu pula dalam bidang pendidikan, penggunaan Teknologi informasi dan komunikasi telah merubah cara mengajar dan belajar guru dan siswa. Guru tidak lagi mengajar seperti memberikan ceramah pada siswa tapi adalah berupaya untuk melibatkan siswa dalam membahas materi pelajaran. Hal ini dilakukan karena siswa memungkinkan telah menerima informasi lebih awal dari sumber lain sehingga mereka telah mengetahui lebih dulu, disamping itu cara belajar ini juga berpusat pengembangan pola kemampuan siswa, dan guru lebih banayak hanya mengarahkan.

Pelayanan kerja dan bisnis masyarakat juga mengalami perubahan dan memberikan kemudahan yang begitu besar akibat dari penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Masyarakat lebih cepat untuk mengakses informasi dalam pekerjaan atau bisnis yang mereka laksanakan.

Kemajuan teknologi informasi dan komnikasi yang dicapat umat manusia juga telah merubah pola pikir dan sikap yang berdampak pada bergesernya nilai yang dianut masyarakat baik nilai agama maupun adat, seperti pergaulanlan bebas yang telah melupakan nilai agama sehingga membawa kepada kehancuran generasi, dan tentunya merupakan tantangan bagi dunia pendidikan bagaimana upaya memfilter pengarauh negatif dari kemajuan teknologi informasi yang dibawanya..

2. DAMPAK NEGATIF PENGUNAAN TIK

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ibarat sebuah pisau yang dapat digunakan sesuai keinginan, pisau layaknya dapat berfungsi untuk memoting sayur, buah, roti, daging dan lainnya, juga pisau dapat digunakan untuk menganiaya dan membunuh seseorang. Begitu pula dalam penggunaan teknologi infomasi dan komunikasi dapat memberikan manfaat bagi seseorang atau masyarakat dengan kemudahan-kemudahan hidup yang dinikmat tetapi juga dapat membawa pada kehancuran hidup.

Televisi misalnya, teknologi audio-visual ini hampir semua keluarga memelikinya. Dengan menonton acara berita pada televisi, seserang dapat dengan mudah menerima informasi dengan cepat baik secara lokal, nasional maupun internasional, kita dapat menyaksikan peristiwa yang ada diberbagai negara tanpa harus pergi ke negara tersebut, Dan hal ini menjadikan menambah wawasan pengetahuan. Selain hal tersebut, televisi juga dapat membawa pengaruh yang tidak baik bagi seseorang atau masyarakat dengan menyaksikan acara-acara atau tayang-tayangan yang tidak baik untuk ditonton atau dilihat khususnya bagi anak-anak, seperti senetron-senetron yang menyajikan adeagan kekekarasan sehingga membuat orang untuk melakukannnya kekearasan pula dan hal ini dapat kita buktikan banayaknya kekerasan yang terjadi dikalangan remaja atau pelajar seperti tawuran antar pelajar, perkelahian antar kelompok dan lainnya.

Selain televisi, teknologi informasi dan komunikasi yang lain dan telah memasayarakat baik tingkat bawah maupun menenagah dan atas adalah Handphone (HP), hampir semua orang juga memeliki teknologi ini dan biasanya digunakan untuk memperlanacar komunikasi untuk jarak dan waktu yang jauh dan cepat, seseorang dapat berkomunikasi dimanapun dia berada sekalipun berada disebarang lautan atau benua, sehingga dengan alat ini tidak ada lagi dinding pemisah duniapun terasa sempit berkat teknologi ini. Namun handphone dapat juga membawa pengaruh yang tidak baik, seseorang dapat melihat adegan-adegan porno yang disebarkan dan diterima sehingga hal ini mempengaruhi jiwa bagi seesoarang yang seharusnya belum layak melihatnya tapi telah diterima dan disaksikan mereka dan pada akhirnya ditiru oleh mereka.

Dari keterangan tersebut diatas, merupakan sebagian kecil contoh yang dihasilkan dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang dihasilkan umat manusia dengan dampak yang dibawanya. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak dapat dihindarkan dalam penggunaanya karena situasi masyarakat sekarang meharuskan untuk menerima dan menggunakannya jika kita tidak ingin tertinggal dan tertindas atas kemajuan tersebut.

Persoalan dampak dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini bagi seseorang atau masyarakat merupakan proses alamiah sebagaimana persoalan damapak positif dan negatif dari suatu alat apapun yang diungkapkan Alex Leo Z menguraikan : ”Saya kira semua langkah itu ada positif dan negatifnya, tidak bisa negatif semua atau positif semua. Tetapi harus kita bedakan, harus bisa kita filter mana yang positif dan negatif bagi kita. Kita harus membuat daya tahan dan daya ketahanan nasional. Hanya itu satu-satunya cara. Pada akhirnya tidak ada jalan kecuali memperkuat diri masing-masing”.

Dengan demikian permasalahan dampak positif dan negatif dari penggunaaan teknologi informasi dan komunikasi terutama dampak negatifnya tergantung bagaiamana kita mampu memfilter dan merubahnya menjadi kelebihan yang sangat bermanfaat bagi kita untuk kesejahteraan hidup. Tentunya tergantung dari ketahannan diri kita untuk menyaringnya. Salah satu ketahanan diri yang harus dimiliki adalah ketahannan agama yang menajdi dasar kita dalam menyaring damapak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

Peranan pendidikan agama menjadi sangat strategis untuk mengantisipasi persoalan dampak negatif dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

3. PERANAN PENDIDIKAN AGAMA

Agama merupakan pedoman hidup manusia memiliki atau mengajarkan ajaran tentang bagaimana menempuh hidup agar selamat dan sejahtera baik didunia maupun diakhirat. Agama terutama agama Islam dengan kitab sucinya Al Quran dan As sunnah telah memberikan pedoman yang lengkap tentang bagaiamana menempuh hidup agar selamat.

Dalam kaitannya terhadap dampak negatif penggunaan Teknologi informasi dan komunikasi bagi sesorang, maka peranan pendidikan agama sangatlah penting untuk memfilter pengaruh-pengaruh yang dapat membawa penyimpangan akibat dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Sebab pendidikan agama terutama agama Islam memberikan penguatan mental dan keimanan dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi kepada hal-hal yang positif dan berupaya untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri manusia. Melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini manusia memiliki peluang untuk pengembangan potensi yang dmilikinya seperti dalam bidang pendidikan, teknlogi informasi melalui internet, pengajaran akan mudah tercapai karena mendapatkan informasi dari berbagai sumber baik lokal , nasional maupun internasional Dengan diberikannya pendidikan agama sesorang akan dapat mengantisipasi pengaruh negatif dalam penggunaan internet tersebut, dia akan dapat membedakan mana yang baik dan sesuai untuk diambil dan sebaliknya.

Dalam kondisi ini maka peranan pendidikan agama menjadi penting dan strategis untuk diberikan karena agama selain mebrikan dorangan sesorang untuk mempergunakan teknologi informasi dan komunikasi kepada hal-hal yang positif juga memfilter pengaruh negatif yang dihasilkannya.

(Tugas Pribadi Mata Pelajaran TIK Prop.Dr. Yusufhadi Miarso, M.Pd)

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: