• Refleksi 100 Tahun Kebangkitan Nasional

    Disadari bahwa jauh sebelum tahun 1908 bangsa Indoensia mengalami banyak pahit getirnya perjuangan dalam rangka untuk membebaskan diri dari penindasan yang dilakukan para penjajah, seperti perlawanan yang dilakukan oleh para pejuang kita untuk mengusir para penjajah namun perjuangan tersebut selalu dengan mudah dapat dikalahkan karena tidak adanya persatuan dan kesatuan yang dimiliki bangsa kita pada saat itu Begitu pula saat ini perlu dibingkai kembali persatuan dan kesatuan
  • Renungan Dari Sebuah Ibadah Haji

    Ibadah haji merupakan ibadah yang tidak hanya mengandung makna ritual tetapi jauh kedepan mengandung makna sosial yang tinggi. Oleh karenanya jadikanlah ibadah haji sebagai hati umat manusia
  • Mari Sukseskan Pilkada Kaltim

  • Jangan Pernah Menyerah Dalam Belajar

Mengenal Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai oleh manusia. Awal terjadinya teknologi ini sendiri setelah terjadi revolusi industri di Inggris yang berkembang dalam berbagai bidang termausk bidang informasi dan komunikasi. Sejarah Peradaban Manusia mencatat bahwa 50 tahun terakhir peran teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi bagian utama penentu gerak peradaban umat manusia. Sebutlah bidang kemanusiaan apa yang saat ini tidak tersentuh oleh teknologi informasi dan komunikasi ini. Bidang ekonomi, perdagangan, pertahanan keamanan, bidang sosial, pendidikan tidak ada satupun yang tidak tersentuh oleh teknologi informasi dan komunikasi.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaran pikiran.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah berkembang sangat jauh saat ini dan telah merevolusi cara hidup kita, baik terhadap cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, cara berbisnis, dan lain sebagainya. Era informasi memberikan ruang lingkup yang sangat besar untuk mengorganisasikan segala kegiatan melalui cara baru, inovatif, instan, transparan, akurat, tepat waktu, lebih baik, memberikan kenyamanan yang lebih dalam mengelola dan menikmati kehidupan.

Dengan teknologi informasi dan komunikasi semua proses kerja dan konten akan ditransformasikan dari fisik dan statis menjadi digital, mobile, virtual dan personal. Akibatnya kecepatan kinerja bisnis meningkat dengan cepat. Kecepatan proses meningkat sangat tajam di banyak aktivitas modern manusia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak aktivitas yang berubah menjadi sangat cepat, proses Analisa perdagangan (trading analytics) misalnya, yang dahulu membutuhkan waktu 30 menit sekarang hanya membutuhkan 5 detik; Operasional penerbangan (airline operation), yang dahulu 20 menit sekarang hanya 30 detik; Pertanyaan-pertanyaan yang diterima oleh call center (call center inquiries), yang dahulu membutuhkan waktu 8 jam, dengan bantuan expert information system sekarang hanya membutuhkan waktu 10 detik; Penelusuran posisi keuangan (track financial position), yang dahulu membutuhkan waktu 1 hari penuh, sekarang hanya 5 menit; Supply chain updates, yang dahulu 1 hari sekarang hanya 15 menit; Transfer dokumen (document transfer) yang dahulu 3 hari, sekarang hanya 45 detik; Aktifasi telepon (phone activation) yang dahulu 3 hari sekarang hanya 1 jam; Pemulihan gudang data (refresh data warehouse) yang dahulu 1 bulan sekarang hanya 1 jam; Penyelesaian dagang (trade settlement) yang dahulu 3 hari, sekarang hanya 1 hari; Pemesanan PC (build to order PC)

yang dahulu 6 hari, sekarang hanya 24 jam. Bagaimana memanfaatkan Teknologi ini untuk meningkatkan daya saing Nasional misalnya menjadi tugas yang tidak ringan1. Sampai dua tahun yang lalu daya saing Indonesia masih menempati urutan ke-58 dari 60 negara di dunia. Posisi ini kembali turun. Kurang dari dua pekan dari hari ini kembali kita mendengarkan adanya pengumuman ranking daya saing Indonesia yang kembali diturunkan peringkatnya sebagai negara yang memiliki daya saing yang rendah di dunia.

Dengan melihat betapa pentingnya keberadaan TIK, maka suatu awal yang tepat dengan mengintegrasikan sejumlah lembaga terkait menjadi sebuah Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo). Selain untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, juga keberadaan Departemen ini untuk mengantisipasi perkembangan TIK ke arah konvergensi sektor telekomunikasi, media, dan teknologi informasi. Untuk itu, diperlukan sejumlah strategi dan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika yang tepat untuk meletakkan dasar yang kuat untuk membangun knowledge-based society.

Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi

Manfaat teknologi komunikasi dan informasi dalam pembangunan sangatlah penting apalagi sekarang sebuah bangsa dan negara hidup dalam era globalisasi dimana kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mencapai kemajuan yang pesat dan mempengaruhi kehidupan negara dan bangsa tersebut.

Dengan melihat manfaat teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana disebutkan diatas, yaitu salah satunya adalah meningkatkan daya saing nasional maka wajarlah pemerintah menekankan pentingnya pembangunan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Manfaat teknologi informasi dan komunikasi ini khususnya bagi bangsa Indonesia dapat dilihat dari berbagai contoh seperti kondisi negeri kita yang memiliki garis pantai terpanjang di seluruh dunia. Apa yang dapat dilakukan oleh TIK terhadap kharakter khas alam negeri ini? Apa yang menjadi kelebihan dari garis pantai yang lebar, apa yang menjadi kekurangannya, apa yang menjadi kelemahan dan kekuatannya ? dan tentunya diperlukan teknologi informasi dan komunikasi yang mampu mengontrol dan melayani dalam upaya melaksanakan pembangunan.

Baru-baru ini kita mendengar keberhasilan Polri membongkar penyelundupan 1 Ton narkoba yang dikirim oleh para pengedar obat terlarang ini dari salah satu lokasi pantai dari ribuan kilometer garis pantai yang kita miliki. Dengan garis pantai yang ribuan kilometer yang kita miliki ini, sebenarnya membuat negeri ini menjadi sangat terbuka. Hampir tidak mungkin untuk mengendalikan dan mengontrol seluruh aktivitas yang dilakukan di titik-titik pantai di perairan laut yang kita miliki. Bagaimana TIK berperan dalam memecahkan masalah seperti itu ? Ada kesempatan yang luar biasa besar bagi TIK untuk ikut membenahi masalah-masalah seperti ini. Yang berarti terbuka peluang yang sangat luas bagi para lulusan ilmu komputer untuk ikut berperan langsung.

Marilah kita lihat sekarang kekayaan alam laut yang kita miliki. Bangsa kita ini memiliki sumber daya alam yang paling banyak ragamnya di muka bumi ini. Belum pernah ada sebuah lokasi yang memiliki keragaman kekayaan alam laut sebanyak yang diberikan oleh Tuhan kepada Bangsa ini.

Ada sebuah data dari Departemen Kelautan dan Perikanan (Data September 2005) yang mengungkapkan bahwa di tahun 2005 ada sekitar 5 juta orang penduduk di Pulau General Santos Filipina yang menikmati hasil laut Indonesia dari sebanyak 250 kapal ikan Filipina yang menangkap ikan di Indonesia secara resmi. Data ini membuat ijin menangkap ikan yang tadinya diberikan terpaksa dihentikan pada tahun itu, karena diperkirakan terdapat jutaan ton ikan per tahun yang diangkut ke negara tetangga itu tanpa ada bagi hasil dengan Indonesia.

Dari data yang dimiliki oleh Departemen yang sama misalnya saat ini terdapat potensi lestari ikan laut sebesar 6,2 juta ton ikan yang baru tereksploitasi kurang lebih sebanyak 3,5 juta ton ikan saja (kurang dari 56 persen). Sebanyak 65 % potensi ikan tuna dunia ternyata dimiliki oleh Indonesia. Sisanya 35 % dibagibagi di banyak perairan laut lain di muka bumi. Data yang luar biasa ini memberikan informasi kepada kita bahwa negeri ini sangat kaya raya. Jutaan dollar potensi hasil laut yang kita miliki dapat kita eksploitasi untuk menyediakan dana yang cukup bagi kesejahteraan negeri. Jutaan dollar potensi laut yang kita miliki akan memberikan dana yang cukup bagi puluhan juta keluarga miskin dan jutaan pengangguran yang ada di Indonesia ini misalnya. Di sinilah peran penting TIK di Indonesia. Peran penting TIK adalah membantu mengidentifikasi kekayaan yang dimiliki oleh negeri, membantu proses eksploitasi dan pemanfaataannya, serta membantu mengarahkan kelebihan yang dimiliki oleh kekayaan alam yang melimpah ruah ini untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi oleh negeri.

Dalam aktivitas pengembangan embrio bisnis dikenal istilah technopreneurship. Sebuah aktivitas pengembangan usaha yang mengedepankan kemandirian dalam bidang permodalan kerja dan berorientasi pada utilitas dan penggunaan keunggulan teknologi termasuk teknologi informasi. Kita melihat dengan nyata bukti dari technopreneurship ini di Lembah Silicon. Hampir 80 % usaha industri yang saat ini mendominasi dunia dibangun dari lembah silicon dengan pendekatan technopreneurship ini. Marilah kita lihat fenomena Google yang saat ini memiliki nilai bisnis lebih dari 120 milyar dollar yang mengungguli pendahulunya Yahoo yang saat ini memiliki nilai bisnis hanya 60 milyar dollar. Bandingkan nilai bisnis ini dengan misalnya nilai Bisnis PT Telkom Tbk. yang baru mencapai kurang dari setengah dari nilai bisnis Yahoo. Nilai bisnis besar yang dicapai oleh perusahaan-perusahaan berbasis TIK ini ternyata dibangun pada awalnya oleh pengembangan nilai-nilai technopreneurship di lembah silicon. Kita bisa mengusung konteks technopreneurship ini dalam pemanfaatan keunggulan TIK di Indonesia terhadap berlimpahnya sumber daya alam yang ada di Indonesia.

Di sini dan dalam konteks yang sama para lulusan jurusan Ilmu Komputer dapat menemukan peran penting dan peluang yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang. Terkait dengan hal ini juga perlu saya ingatkan lingkungan industri untuk memperhatikan sektor riset dan development. Panduan normal untuk alokasi dana Riset dan Pengembangan adalah sebesar 5 % s.d. 25 % dari total nilai penjualan yang dimiliki oleh perusahaan. Besarnya nilai yang diinvestasikan untuk aktivitas R&D ini akan menjadi salah satu pendorong munculnya aktivitas terkait technopreneurship2. Pengalokasian dana lebih besar untuk aktivitas R&D ini akan mendorong lebih cepat technopreneurship.

Sebelum mengurai lebih lanjut betapa luasnya manfaat teknologi Informasi dalam kehidupan kita marilah kita melihat sebentar apa yang telah terjadi pada bangsa ini beberapa waktu yang lalu, serta apa peran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sana.

Baru-baru ini ketika terjadi rangkaian bencana Tsunami dan gempa bumi besar di Pantai Selatan Pulau Jawa, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam teknologi informasi dan komunikasi hadir membantu remediasi seluruh kehidupan masyarakat korban bencana. Ratusan ribu korban yang berguguran membuat aktivitas penanganan pasca bencana harus dilakukan dengan sangat cepat. Rusaknya infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi, instalasi listrik, perumahan, dan berbagai sarana penunjang aktivitas sosial lain membuat penanganan korban menjadi sangat tidak mudah.

Teknologi informasi dan komunikasi hadir dan memberikan banyak kemudahan dalam proses evakuasi terbesar dalam sejarah Republik ini. Dengan perangkat telepon satelit yang kecil dan mudah dibawa; proses evakuasi korban, pemberian bantuan, dan pemantauan keadaan korban bencana menjadi mudah dilakukan. Tidak terbayangkan apa yang terjadi di NAD dan Sumatera Utara, Pantai Selatan Pulau Jawa, dan Yogyakarta pasca bencana Tsunami dan gempa tanpa bantuan teknologi informasi dan komunikasi.Di Nagroe Aceh Darussalam diakui atau tidak bencana Tsunami telah menyebabkan sebuah periode sejarah peradaban manusia Indonesia musnah dari Bhumi Serambi Mekah itu.

Demikian juga di Yogyakarta, dan daerah-daerah pantai pesisir selatan Pulau Jawa. Selain musnahnya jiwa dan harta, ada tak terhitung data dan informasi yang musnah pasca bencana tersebut. Informasi yang dikumpulkan selama ratusan tahun di Bhumi Aceh misalnya hilang bersama dengan ratusan ribu jiwa. Bahkan sampai saat ini Kita tidak tahu informasi penting apa saja yang telah hilang akibat bencana besar itu. Informasi itu mungkin sangat dibutuhkan di masa yang akan datang, dan sampai saat ini kita juga tidak mengetahui bagian peradaban Republik Indonesia mana saja yang akan terhambat jika informasi tersebut musnah.

Dengan melihat dari bebarapa permasalahan tersebut, jadi manfaat teknologi informasi dan komunikasi menjadi sesuatu yang sangat penting dan berguna. Terutama bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan.

Ironis memang. Sepertinya, kita hanya bisa menjadi pengguna yang tidak peduli sama sekali untuk memahami berbagai kemungkinan yang terjadi pada penggunaan teknologi yang memiliki keterbatasan kemampuan, keterbatasan anggaran, dan sebagainya. Yang penting, cerca dulu urusan belakangan adalah yang terjadi di Indonesia.

Dengan mengenal dan memahami teknologi informasi dan komunikasi, diharapkan kita tidak hanya bias menggunakan tetapi mengerti dan memahaminya sehingga dapat memfilter terhadap dampak negative darai teknologi ini.disamping itu Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam berbagai bidang kehidupan.

(Tugas Pribadi Mata Kuliah TIK Drs. Muhammad Adriyanto, M,Sc)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Judul : Pembangunan TIK Indonesia, Tantangan dan Peluang

Alamat : http://aptel.depkominko.go.id/download/co_pdf

Penulis: Cahyana Ahmadjayadi

  1. Judul : Merenungkan Manfaat Teknologi

Alamat : http://64.203.71.11/kompas-cetak/0404/19/tekno/969376.htm

Penulis : Kompas

  1. Judul : Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia

Alamat: http://www.informatika.lipi.go.id/perkembangan-teknologi-informasi-di-indonesia

Penulis: – Wawan Wardiana

Ok — 90

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: